Cinderella

Aku tak tahu harus menulis apa, untuk meluapkan semua kecemburuan dan sakit hati ini....

Sambil menyedot cincau hitam campur susu, aku menulis kalimat-kalimat ini. Dan aku akan mencoba menulis ini dengan cara yang berbeda. Karena enak saja, aku membocorkan semuanya seperti muntahan yang disebabkan oleh memakan kepahitan. Itu tak boleh ya....

Cinderella telah dipakaikan sepatu berbutiran kaca yang selalu menyilaukan mata, jika dipakai pada saat terang, dan tak akan pernah berkarat, karena telah tercipta dari sulaman tangan para malaikat cantik dan menawan hati. Siapa lagi yang bisa mengganggunya kali ini, kalau bukan kedua saudara tirinya yang buruk rupa? Itupun, kalau mereka masih memiliki keberanian untuk menggulingkan wanita baik hati tersebut.

Selama bertahun-tahun Cinderella hidup bahagia bersama sang pangeran tampan, yang akhirnya berhasil menemukan cinta sejatinya......

Lalu mati....

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath