Tentang Film Bride Wars Dan Seorang Sahabat

Hai... senang kembali menulis lagi pagi ini(bayangkan, jam setengah tiga bo!). Pastinya ada sesuatu yang telah menimpaku, sehingga aku mau menulis disaat yang seharusnya aku sudah tertidur, atau memikirkan sesuatu yang indah-indah sebelum tidur. Hmm... kalian semua tahu kan apa yang paling kusuka atau kujadikan hobi? Yang belum tahu, harus tahu hal ini. Kalau aku suka sekali yang namanya menonton film layar lebar, khususnya yang sudah mendapatkan penghargaan^^. Dan, karena malam ini aku sudah menonton kembali sebuah film yang bertajuk drama nan indah plus padat, jadinya(seperti biasa), semangatku untuk bercerita, kembali berkobar untuk memberitahukan isi hatiku yang hampir mirip dengan isi film ini. Wuhuuu....!! Ayo kita mulai!!

Sebelumnya, aku akan menceritakan sedikit tentang film yang sudah berhasil mengingatkan aku kembali tentang apa yang dari dahulu aku inginkan....


Bride Wars, adalah film yang sudah lama sekali diluncurkan, yaitu: pada tahun dua ribu sembilan. Film yang diperani oleh Anne Hathaway dan Kate Hudson ini, menceritakan tentang dua orang yang sudah menjadi sahabat sejak kecil, yang tiba-tiba bertengkar habis-habisan karena tak ada yang mau mengalah untuk mengganti tanggal pernikahan mereka yang tak sengaja menjadi sama. Persahabatan mereka pun menjadi terhenti, dan pertengkaran demi pertengkaran merajalela. Sungguh terlihat kalau kata,"sahabat adalah musuh terbesar" adalah benar. Tapi, apakah pertengkaran mereka akan terus berlangsung? Apakah akan ada yang mau mengalah? Kalian bisa menontonnya sendiri. Karena film yang romantis beserta lucu ini akan sangat menggugah hati kalian tentang yang namanya suatu "ikatan".

Film tentang "sahabat" ya.... Hhh... dari dulu aku selalu bertanya-tanya,"kenapa perempuan bisa lebih mudah bergaul dengan sesamanya ya?" Aku selalu menanyakan hal tersebut disaat aku melihat keakraban para perempuan yang ada di dekatku. Aku selalu melihat rasa tak malu mereka disaat mereka sedang berpelukan atau menangis bersama-sama dengan sahabat mereka. Mungkin sih, menurut penelitianku, karena perempuan itu lebih mudah terbuka daripada laki-laki. Sehingga, waktu sudah kenalan, untuk yang namanya curhat, dan lain-lain, sangat mudah sekali untuk dilakukan.

Jujur, kadang aku mengingini hal tersebut. Aku mengingini seseorang yang mau mengatakan,"Ini loh sahabat gue!" atau "elo adalah sahabat terbaik gua banget!". Aku tak mau seseorang itu malu, karena masih adanya kekurangan-kekurangan yang sangat sulit untuk kuubahkan, karena masih dalam tahap diproses. Aku mau ia tetap menjadi diri sendiri disaat dia dengan aku sedang di kerumunan orang banyak, seperti saat sedang ngobrol berdua. Aku juga mau, kalau seseorang tersebut mau menemaniku di kala aku sedang menonton di bioskop. Tak setiap aku ingin nonton ya(karena tontonanku sangat banyak). Tapi di kala aku butuh ditemani. Tapi, memang tak ada seorang pun yang akan menjadi seperti yang aku ingini. Tak ada yang sempurna, kita tahu itu. Karena itu, aku hanya bisa berdiam diri saja. Dan tak mau menuntut lagi semenjak aku tersadar kalau manusia itu pasti akan mengecewakan, kecuali God.

Namun, aku masih tetap menginginkan seorang sahabat yang seperti di film ini. Mereka tak malu memiliki seseorang yang berkebiasaan yang tak enak dilihat. Dan walaupun ada pertengkaran di antara mereka, akan selalu ada rasa "ingin balik lagi" pastinya. OMG! Keren banget dah!! Semoga God memberikanku bonus untuk memiliki sahabat di dunia yang seperti itu. Amin....^^

Tapi, apakah aku akan dibilang "banci", jika aku punya keinginan seperti itu ya? Yang aku tahu, setelah umurku sudah di delapan belas tahun ini, yang namanya "banci" itu sama sekali tak ada. Semua orang itu sama.Yang ada hanyalah ledekan-ledekannya, yang seharusnya diberikan untuk orang yang sedang bercanda saja. Bukan untuk orang yang memiliki kebiasaan seperti ke-cewe-cewe-an. Sungguh jahat sekali orang yang mengatai mereka, yang memiliki kebiasaan yang mungkin tak sengaja terjadi sejak mereka kecil. Ayo lihat kekuranganmu sendiri!

Duh tiba-tiba jadi marah-marah sendiri. Hehehe....

Yang pasti, aku adalah seorang laki-laki yang menyukai semua jenis film. Khususnya adalah film-film yang sudah mendapatkan penghargaan. Pastinya yang ber-genre drama, yang selalu mendapatkan sorotan pertama untuk banyak penghargaan seperti Academy, Oscar, Golden Globe, dan lain-lain. Karena banyak sekali inti kehidupan yang bisa kita dapatkan setelah menonton film-film drama(yang sudah terekomendasi ya pastinya). Dan untuk film yang sudah kutonton ini, ya Tuhan... aku akan meneruskan persahabatan gilaku ini....


....Maaf kalau masih ada kekurangan....
....Terima kasih....
....Gbu....

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath