Pengalaman Menarik Selama Semester Satu Di UBM

Hari ini adalah hari terakhir gua libur setelah selesainya UAS di semester 1. Akhirnya gua berhasil juga melewati enam bulan perkuliahan gua dengan sebaik mungkin dan tentu saja dengan penuh perjuangan. Padahal awalnya gua begitu gugup dan bingung karena kesulitan gua dalam hal bergaul dengan banyak orang. Tapi untunglah, semuanya itu dapat teradaptasikan. Jadinya sekarang gua gak perlu lagi harus terlalu serius dalam menanggapi cara-cara bergaul dengan banyak orang. Apalagi untuk besok yang dimana gua akan bertemu dengan teman-teman baru di kelas yang baru pula. Tak akan lagi gua ambil pusing. Hanya menerima diri apa adanya saja lah yang akan gua lakukan besok.

Untuk di post kali ini, gua akan menceritakan sedikit tentang pengalaman-pengalaman menarik gua sewaktu duduk di kelas pertama semasa perkuliahan kemarin. Gua akan memusiumkan segala kisah-kisah yang selalu teringat di benak ini ke dalam Blog tercinta gua. Dan tentu saja agar nantinya bisa gua baca atau lihat lagi.

1PIK2 adalah nama kelas pertama gua dan adalah sebuah singkatan dari Pagi Ilmu Komunikasi. Lewat kelas ini lah gua mulai mengenal banyak orang yang bertempat tinggal cukup jauh. Ada yang dari Bekasi, Bogor, Tangerang, dan Belitung. Kalau yang dari Belitung tuh mereka sudah pasti nge-Kost, karena gak mungkin kan tiap hari mereka harus bolak-balik nyebrang lautan?? Sedangkan yang dari Bekasi, Bogor dan Tangerang, mereka rela bolak-balik kampus dengan menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum seperti Busway, angkot, dan kereta. Hebat dah! Lewat mereka semua, gua jadi belajar banyak hal dan lewat mereka semua, gua bisa lebih mengenal siapa diri gua yang sebenarnya.

Awalnya gua agak bingung saat sedang berkomunikasi dengan mereka. Bayang-bayang masa lalu gua dimana gua pernah banyak sekali mengalami kegagalan dalam hal bergaul karena terlalu lebay-nya gua, membuat diri ini selalu terasa takut. Apalagi jika sudah mendapatkan ekspresi risih dari muka mereka. Bisa-bisa gua menjadi gila dan kepikiran terus akan segala kesalahan gua yang telah membuat mereka menjadi risih.... Hhh....

Tapi walau sudah susah payah gua mencoba menghentikan kebiasaan lebay ini, tetap saja selalu tanpa disadari gua akan melakukannya lagi. Bahkan pernah tanpa tersadar, gua sudah membuat salah seorang teman sekelas gua menjadi risih disaat kami sedang berada di dalam lift bersama teman-teman gua yang lainnya. Karena gua terus-terusan bercanda-in dia dengan maksa (ngelucunya) dan sulit untuk dihentikan, akhirnya mimik "risih" pun keluar dari mukanya. Gua hanya bisa tersenyum tanpa mengeluarkan kata maaf (maafin gua ya.. :( ... ). Pulangnya, gua menjadi banyak pikiran tentang kebodohan gua tersebut. Parah dah!!

Namun semua itu sudah dapat gua atasi dengan tetap menerima diri gua apa adanya ketika sudah melewati banyak pengalaman menarik seperti yang ada di bawah ini:

1. Mengerjakan Tugas Kelompok

Lewat tugas-tugas yang harus dikerjakan bersama dari beberapa Dosen ini, gua pun menjadi lebih dekat dengan teman-teman sekelas gua. Apalagi jika tugas kelompoknya ini sampai harus pergi jauh, pastinya pertemanan kami akan menjadi lebih seru.




Contohnya adalah pada waktu pernah dikasih tugas "Hunting Foto Jurnalistik" oleh Dosen Pengantar Jurnalistik kelas kami , Siti Meisyaroh. Gua bersama kelompok gua yang terdiri dari lima orang dan beberapa teman sekelas gua yang mau ikut menemani pun memutuskan untuk pergi ke Bekasi hanya untuk meliput berita tentang Wisata Kuliner. 

Waktu itu kami meliput tentang sebuah minuman unik dari kedai yang bernama "Es Dangdut". Ada yang bernama "Goyang Dombret", "Keong Racun", "Belah Duren", dan semua jenis nama dangdut yang pernah ada di Indonesia. Isinya itu adalah berupa campuran dari beberapa jenis makanan seperti kacang ijo, mutiara, dan yang biasanya sering ditaruh di banyak minuman agar lebih memiliki rasa dan kesegaran yang berbeda disaat sedang meminumnya. Enak sih.... Gua bahkan pengen mencobanya lagi atau kalau bisa membuatnya sendiri.

Pokoknya sangat mengasyikkan bisa mengerjakan tugas bersama mereka. Tak akan pernah gua lupakan tiap kenangan-kenangan dimana saat itu kami pernah jadi emosian, menggila, dan yang lainnya.

2. Menjadi Panitia 



Waktu di semester satu, pernah gua menjadi panitia dalam sebuah acara yang bernama "EDUFEST". Yaitu sebuah acara yang dilaksanakan selama empat hari untuk memperkenalkan kampus UBM kepada anak-anak SMA, baik SMA kelas 1, 2 atau 3. Lewat acara ini, gua bisa mendapatkan gaji, sebuah pengalaman, dan banyak pelajaran yang luar biasa.

Saat itu gua yang jadi leader dari para guider di lantai 5, yang dimana gua harus terus memeriksa dan melaporkan ke tiap lantai apakah anak-anak SMA tersebut sudah bisa dikirimkan atau tidak. Sedangkan untuk para guidenya, mereka harus memperkenalkan kelas-kelas dari jurusan DKV dan Broadcasting serta cara-cara mendaftar di UBM. Sungguh cara yang kreatif bukan? ^^

Lewat acara ini lah karakter gua makin dipertajam. Karena gua mendapatkan banyak sekali pelajaran-pelajaran yang berguna untuk ke depannya nanti. Kepemimpinan gua pun diasah sampai terasa sekali sakitnya. Tentu saja sakit, karena waktu itu gua memang kurang bisa memimpin dengan baik dan benar. Jadinya menimbulkan kekesalan untuk banyak orang, dan membuat gua sendiri menjadi bertukar profesi di hari ketiga, yaitu menjadi guider karena tak tahan dengan tekanan-tekanan yang ada.



Gua juga pernah menjadi panitia dalam acara lomba "Urban Photography" yang diadakan juga oleh UBM dengan lokasi di "Kota Tua" dekat "Museum Fatahillah". Acara ini diikuti oleh beberapa Mahasiswa/i UBM dan siswa yang masih sekolah.

Waktu itu cukup ramai, dan banyak sekali foto-foto keren yang gua lihat dari hasil kamera-kamera digital, SLR, dan DSLR. Semoga saja gua punya kamera seperti mereka dalam waktu dekat ini, karena gua mulai jatuh cintrong sama yang namanya foto-memfoto. Rasanya asik sekali disaat mengambil gambar dengan memfokuskan terlebih dahulu lensanya. Benar-benar sebuah seni yang indah....

3. Masuk TV

Senangnya hati ini ketika gua pernah diajak untuk menonton acara-acara yang akan masuk di layar kaca TV rumah kita. Terlihat agak norak sih, tapi ya namanya juga dari dulu itu gua selalu pengen dilihat oleh banyak orang di layar kaca. Atau singkatnya pengen eksis dah seperti banyak Public Figure yang ada di dunia.




Waktu itu gua pernah dua kali masuk dalam layar kaca. Yang pertama di sebuah acara yang bernama "Gebyar BCA" yang muncul secara langsung di Indosiar pada sore hari. Sedihnya, sorotan kameranya kurang jelas dan sedikit sekali saat mengenai gua. Pulangnya pun gua masih ingat sekali kalau gua harus rela mengeluarkan uang sebesar lima puluh ribu rupiah untuk naik taksi dan ojek karena sudah malam dan Busway tentunya sudah ditutup.




Yang kedua barulah gua terlihat eksis di layar kaca. Lewat sebuah acara yang bernama "Democrazy" yang selalu tayang di Metrotv pada sore hari juga, gua pun dikatakan yang paling banyak tersorot kamera oleh teman-teman gua yang sedang menonton acara tersebut. Untung lah gua memutuskan untuk duduk di kursi paling depan dan dekat dengan kamera yang ada di sebelah kanan. Untungnya juga, pulangnya gua bisa bareng teman gua, Leonardy, dengan menggunakan motornya. Jadinya gak keluarin ongkos besar kayak waktu selesai nonton Gebyar BCA deh....

Sangat menarik deh disaat gua melihat para kru yang sedang bekerja untuk mengsukseskan acara mereka tersebut. Gua pun menjadi tak sabar untuk segera ikut menjadi bagian dalam pekerjaan seperti mereka. Karena itulah gua masuk jurusan "Ilmu Komunikasi" yang nantinya akan berlanjut ke "Broadcasting". Huaa....

***

Setelah melalui banyak pengalaman menarik seperti yang ada di atas, gua pun sudah merasa capek untuk mengurusi segala kekurangan gua. Karena itu, untuk esok hari, di kelas gua yang telah berubah namanya menjadi 2PIK1, gua akan santai-santai saja, menerima diri gua, dan belajar yang benar!!

Sebenarnya masih banyak sih pengalaman-pengalaman menarik yang ingin gua ceritakan selama semester satu kemarin. Tapi tak mungkin langsung gua tulis semuanya. Bisa-bisa kalian yang ngebaca malah enek dan pusing. Hahaha....

Oh iya, tak akan gua lupakan juga dimana pernah gua bersama beberapa anak kelas gua sedang karaokean, nonton bioskop, cari buku pelajaran, makan, dan naik busway bareng. Apalagi sewaktu memberikan kejutan bagi mereka yang sedang berulang tahun. Padahal baru beberapa bulan kenalan, dan ketemunya saja hanya empat kali seminggu, tapi hebatnya sudah bisa sampai sedekat itu. Kalau kata si Juri IMB, Riyanti sih, "Good Job...." atau "Mantapczz...." dengan logat inggrisnya. ^^

Pokoknya gua sangat berterima kasih dengan teman-teman gua yang ada di kelas 1PIK2. Berkat kalian gua bisa belajar banyak hal yang selama ini belum gua dapatkan. Berkat kalian juga, gua bisa memiliki semangat untuk berusaha. Seperti berusaha dalam hal memperoleh IP kumlot. Bayangkan saja, ada tiga atau empat orang dari kelas gua yang mendapatkan IP 4. Gua yang hanya mendapatkan IP 3.2 (tapi tetap bersyukur sekali ^^) jadi bersemangat habis dah untuk mengejar mereka di semester 2 nanti!! Grr....!! 



Terima kasih....
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath