1 Hal Yang Gua Dapatkan Dikala Sedang Menderita Sakit Batuk!

Sudah 4 hari gua menderita sakit radang (lagi!) ditambah batuk-batuk yang sebenarnya menjadi problem utama gua. Karena batuk-batuk ini lah yang membuat segala kegiatan gua menjadi sulit untuk dilakukan. Tentu saja! Batuk-batuk yang gua rasakan ini bukanlah sebuah batuk biasa, melainkan sebuah batuk yang bisa dibilang seperti gonggongan anjing (yaitu batuk yang disebabkan oleh gatal-gatal di dalam dada, dan membuat kita ingin batuk yang hanya tak cukup sekali saja untuk melegakan kegatalan di dalam dada tersebut). Jadi selama 4 hari ini, gua terus-terusan menggonggong baik itu di dalam rumah, maupun di kampus (yang paling menyebalkan! Karena gak bisa konsen tiap pelajaran).

Namun, ada satu hal yang berharga banget yang telah gua dapatkan dari penderitaan ini. Yaitu sekarang gua sudah bisa "lebih" merasakan kegigihan dan kasih sayang nyokap gua sewaktu sedang berusaha membantu kesembuhan gua. Dari caranya bolak-balik mengantarkan gua ke dokter setempat, terus-terusan memasak air panas agar gua bisa makan dan minum dengan nyamannya (karena kalau lagi batuk-batuk tuh biasanya enakan minum air hangat), dan yang mengagumkan lainnya.

Gua benar-benar sudah melihat sekarang, kalau nyokap gua kini telah berubah. Tapi gak berubah banyak sih. Namun gua juga gak mau kalau ia harus berubah 100% karena lebih asyik ketika ia tetap menjadi diri sendiri, peduli dengan harus se-ideal apa seorang nyokap itu. Bedanya, beliau sekarang lebih sabar dan bijak. Kalau dulu tuh beliau sering sekali membuat gua kesal dengan ocehan dan amarahnya pada gua. Dan karena ocehan dan amarahnya lah yang membuat gua jadi sulit untuk melihat kasih sayangnya tersebut dulu (egois banget ya gua). Tapi yang terpenting sekarang adalah gua sudah bisa melihat banyak hal....

Seperti dari tadi pagi contohnya. Nyokap gua yang siapin makan pagi buat gua (padahal sih selalu) dimana terlebih dahulunya, ia harus memotong-motong kecil daging ikan yang sudah digorengnya; Lalu pada waktu siangnya, ia dengan gigihnya pergi ke apotek terdekat untuk membeli obat batuk (lagi) karena sudah dua macam obat yang gua minum dari hari-hari sebelumnya, tapi ternyata tak ada khasiatnya; Terakhir, ia tak jadi pergi ke rumah saudaranya, karena lebih mau menemani gua di rumah, dan akhirnya menemani gua ke dokter pada waktu sorenya, sebab obat yang dibelinya di Apotek tadi siang itu juga ternyata tak mujarab sama sekali seperti obat-obat yang sebelumnya. Hebat kan?!

Ternyata di dalam hidup ini memang lah tak ada yang abadi ya. Sudah 18 tahun gua jalani hidup ini, dan baru sekarang gua bisa merasakannya. Dan baru sekarang lah gua akhirnya bisa melihat kalau hidup ini sangat indah, karena, apapun yang telah terjadi di masa lalu, adalah suatu hal yang memang lah sepantasnya terjadi. Segala kesakitan, kekecewaan, dan hal-hal negatif lainnya adalah sesuatu yang pantas dirasakan oleh manusia yang masih hidup di dunia ini. Kenapa gua bilang itu "pantas"? Karena kita itu kan diciptakan oleh God dengan memiliki emosi. Jadi, emosi apapun yang kita rasakan adalah suatu hal yang pantas. Enjoy aja.... ^^

Mungkinkah sekarang ini berarti gua sudah melewati masa pencaharian jati diri gua? Karena jujur, sekarang gua sudah melihat kehidupan ini dengan kacamata yang berbeda. Dengan kacamata yang selalu membuat gua lebih bisa bersyukur melewati hari-hari ini walau tentu saja tak 100%. Padahal dulunya gua terus melihat hidup ini dengan kacamata "labil" gua sehingga sulit sekali untuk bersyukur saat itu. Tapi setidaknya sekarang gua sudah bisa mengetahui siapa diri gua yang sebenarnya, dan harus apa gua hidup di dalam dunia ini. 

Nyokap gua pasti sudah lama sekali merasakan hal yang sama seperti gua. Dari dulu Ia bahkan sering bilang ke gua kalau nanti juga hidup gua "bakal berubah". Ketika gua habis curhat tentang seringnya gua dikerjai habis-habisan sama teman-teman sekolah, ia selalu bilang kayak gitu ke gua. Yup, ternyata memang betul sekali! Apapun yang terjadi di dalam hidup kita sekarang ini nantinya pasti bakal berubah. Yang dulunya gua masih punya Bokap jasmani, sekarang malah gua sudah tak punya lagi.

Jadi, intinya adalah tetap bersyukur aja deh kita semua. Karena selama kita masih hidup di dunia ini, berarti Tuhan masih terus menjaga hidup kita agar rancanganNya atau tujuanNya menciptakan kita dapat tercapai dan pastinya akan indah pada waktunya nanti. "Semuanya bakal berubah kok...." ^^



Thanks God for my life....
Thanks my Lovely Mother!!
Thanks reader....
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath