Hati-Hati Yuk Terhadap Batuk!

Di hari Jumat yang membosankan ini, dimana sebenarnya gua sudah seminggu belum sembuh-sembuh dari sakit batuk menggonggong gua, akhirnya gua pun kembali menulis di dalam kamar yang sudah didingini oleh udara yang sedang dihembuskan dari AC Split. Dan tulisan gua untuk kali ini adalah bisa dibilang suatu pelajaran yang sudah gua dapatkan dari penyakit yang masih gua derita sekarang ini (walau sudah agak mendingan sih sebenarnya).

Sebelumnya kalian tahu kan apa itu batuk? Tentu saja kalian tahu. Yaitu disaat tenggorokan kalian sedang ingin memutuskan untuk dibuat "enak", hingga terbentuklah sebuah tarikan di dalam dada, lalu terlepas seperti ketapel, namun terlepasnya tersebut akan disertai dengan suara yang memiliki satu ketukan.

Untuk di minggu-minggu ini memang bisa dibilang sedang banyak orang yang lagi mengalami hal yang sama seperti gua. Mungkin karena sedang pancaroba (tapi kita tahu lah, sekarang mah musim udah gak beraturan) atau hal lainnya. Tapi sepertinya mereka yang sakit itu tak sama seperti gua kali ya, yang lama banget sembuhnya. Karena ini sih seperti sudah benar-benar kronis dan membuat gua sangat keki!

Namun yang gua rasakan ini adalah salah gua juga. Jika gua ingat kembali waktu awal gua terkena batuk (yang masih berupa batuk-batuk biasa), yang gua lakuin saat malamnya itu adalah: gua makan gorengan! Padahal seharusnya kan memang gak boleh makan hal-hal seperti itu, apalagi cabe. Tapi karena lagi pengen ngikutin mulut, gua beli dah tuh gorengan dengan harga Rp 3.000,-. Yang berarti ada 6 gorengan yang sudah masuk ke mulut gua, beserta cabe ijo utuh yang pastinya akan selalu gua makan bersamaan dengan gorengan tersebut. 

Nah, keesokan harinya di hari Sabtu, gua rasain sendiri deh akibatnya. Batuk gua mulai gak berhenti karena gatalnya udah gak karuan di dalam tenggorokan. Hingga akhirnya harus minum obat yang berupa sirup bernama OBH Combi. Saat itu sih gua masih mikir, "ah besok juga bakal sembuh". Tapi tau-taunya....

"KAGAK!"

Di hari Minggu, gua pun harus minum obat yang bentuknya bukan cairan lagi, melainkan padat. Yaitu sebuah pil yang ukurannya lumayan besar, yang kata nyokap gua kalau dulu itu sudah pernah gua minum juga ketika gua sedang sakit. Tapi sakitnya dulu itu adalah lebih ke radang, bukan batuk-batuk menggonggong seperti ini.

Sayangnya, entah di dalam dada dan tenggorokan gua ini ada apa, yang pasti seperti sudah kebal dari obat-obatan rasanya. Karena lagi-lagi gua masih belum sembuh loh! Hingga pada Senin malam, sepulangnya gua dari Kampus, akhirnya gua dibawa ke Dokter sama nyokap gua. Dan waktu itu kami berdua dianterin sama Deddy (saudara pacar cc gua) dengan menggunakan motornya.

Setelah diperiksa, ternyata gua kena radang lagi.... :( Lalu dengan terpaksa, gua harus minum tiga buah pil dan sesendok sirup pemberian dari dokter tersebut. Hal yang paling gua malas lakukan!

Namun apakah bisa sembuh??

Kelanjutan ceritanya adalah GUA MASIH BELUM SEMBUH GETOO LOHH!! Hahahaha....

Singkat cerita, gua kembali dibawa ke dokter yang berbeda untuk diperiksa lagi. Dan keadaan gua saat itu sudah benar-benar tak jelas. Rasanya dada gua sudah dikuasai oleh "reak", yang kalian tahu lah apa, cairan utama ini lah yang menyebabkan tenggorokan gua terasa gatal-gatal melulu. Gua pun dikasih obat (lagi!) berupa 4 biji tablet (wow!) dan sebuah suntikan di bokong yang ngilu-nya benar-benar mantap! (gak mau lagi!).



Sampai sekarang gua masih minum obat dari dokter tersebut, dan untunglah sudah agak terasa mendingan. Tapi gua sih berharapnya besok dapat sembuh sepenuhnya. Karena BT banget gua di rumah melulu! Bayangkan saja, gara-gara penyakit ini, gua sampai absen ngampus di hari Kamis kemarin, yang waktu itu memiliki dua mata kuliah yang masing-masingnya adalah 4 SKS! (males banget ngurusin absensinya. Ckck) Dan sedihnya juga, gua gak bisa ikut Retreat UKR Kristen UBM, yang acaranya diadakan selama tiga hari, dimulai dari tadi pagi di puncak Bogor bernama "Villa Of Grace". :(

Oleh karena itu teman-teman, jika kalian mau seperti gua, cepatlah makan gorengan yang sebanyak-banyaknya waktu lagi terserang batuk-batuk. Dan kalau bisa, sering-seringlah makan yang lauknya enak banget, seperti "ayam panggang"! Lalu jangan lupa juga untuk banyak diam di tempat yang dingin banget karena kan kalau di tempat yang panas-panas itu gak enak. Hahaha.... Ini adalah yang sudah gua lakukan waktu lagi batuk-batuk kemarin, yang malah membuat sakit gua makin tambah parah. Jadi, lakukan kebalikannya ya.... :)

Sekian lah pelajaran yang sudah gua dapatkan dari minggu yang mengerikan ini, yang malah membuat tubuh kurus ini makin tambah kurus.... T_T

Terima kasih....
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath