Kisah Gila Di Hari Pertama Menjadi CR: "Panadol Penyelamatku"

Baiklah, di siang hari yang sedang terik-teriknya ini-gua akan menceritakan pengalaman gua di hari pertama sewaktu kerja sebagai CR (Campus Representative) di event bernama "Dream Day" di UBM. Dan menurut gua di hari pertama itu memang harus gua khususkan, karena telah terjadi sesuatu pada fisik gua. Yang malah membuat banyak hal menjadi "Worst" banget! Grrr...!!

Sebelumnya, gua akan sedikit menjelaskan tentang event bernama "Dream Day" ini. Yaitu suatu event dari kampus UBM, dimana pesertanya adalah anak-anak SMA/K, dan dilaksanakan dari tanggal 30 Maret hingga 02 April, yang isi acaranya adalah banyak lomba, seperti futsal, modern dance, Microsoft office, dan Business Plan Competition (di tanggal 30nya). Selain itu di tanggal 31 - 02nya adalah berupa seminar yang kali ini menghadirkan "Rudi Choirudin"(International Chef-31), "Raditya Dika"(Book Writer,"Kambing Jantan"-01), dan "Andrew Darwis"(Founder and CTO of Kaskus-02). 

Oke, dan ini lah cerita di hari pertama yang dimana memiliki tema seminar,"Healthy and Fast a la Chef"....

Tanggal 31 Maret 2011, pukul setengah 6 pagi, gua terbangun dari tidur tersingkat gua, yaitu cuman "SETENGAH JAM!" karena semalaman penuh-gua harus mengerjakan tugas yang musti dikumpulkan di hari tersebut. Padahal sih sebenarnya salah gua juga-tak mengerjakannya pada waktu siang hari atau di hari-hari sebelumnya dengan alasan biasa,"malas". Jadinya gua harus menerima konsekuensinya dah di tanggal 31 kemarin. :(

Dengan muka penuh lesu dan kepala sangat berat karena terlalu banyak menguras tenaga otak, gua pun memutuskan untuk segera cuci muka dan gosok gigi. Lalu cepat-cepat lah gua berangkat menuju ke kampus dengan nebeng si Leo, soalnya disuruh kumpul jam setengah 7 dan paling lambat jam 7 kurang 5.

Wuuusssshhhhh...!!! Karena takut telat, si Leo sampai ngebut waktu itu. Dan untunglah kami datangnya sebelum jam 7 kurang 5. Hahaha....

Sesampainya kami di UBM, kami pun langsung briefing. Setelah itu, sedihnya, sebagai seksi konsumsi, gua dan Leo tak bisa makan pagi yang sudah tersedia dahulu, karena harus mengantarkan ratusan pelastik berisi box makanan dan dus minuman ke lantai 8 di lapangan badminton. Walau waktu itu ada alat yang mengentengkan pekerjaan kami, yaitu "troli", tapi tetap saja membuat kedua tangan yang tak biasanya mengangkat yang berat-berat ini- tiba-tiba harus menjadi terasa ketarik otot-ototnya. Wkwkwkw... mantap dah....

Tapi enaknya, capeknya itu hanya pada waktu pagi dan siang saja, yaitu saat nganterin konsumsi ke atas dan ngebagiin ke anak-anak SMA yang diundang pada waktu itu. Sedangkan para panitia yang lain, ada yang pada waktu anak-anaknya sedang berada di TUGA (The UBM Grand Auditorium), di lantai bawa, dan yang lain-lainnya. Ya, semuanya punya tugas dan kesusahan masing-masing.... ^^

...

Sekitar pukul 12 siang, something terjadi pada kepala gua. Tiba-tiba saja rasa pusing terasa dan membuat tubuh ini menjadi tak enak sekali untuk bergerak. Namun, gua harus segera ke kelas yang bernama "Teori Komunikasi" untuk mengumpulkan tugas yang sudah susah payah gua buat.

Tugasnya itu adalah membuat makalah dan slide di Ms. Power Point untuk presentasi di depan kelas. Padahal sebenarnya ini tugas kelompok, dan lagi-lagi salahnya gua-tak terlalu mengkomunikasikan tugas ini ke kelompok gua. Jadinya memang sudah konsekuensi gua lagi-harus repot dan kepoh sendiri. Hualah... 

"Sekian dari kelompok kami. Terima kasih...."seru dari salah seorang kelompoknya Leo yang maju lebih dulu. Dan gua yang sudah sangat senang karena akan maju, eh malah harus melihat sebuah tulisan yang mengenaskan di white board.

"Untuk kelompok 9, 12, dan 13 akan presentasi minggu depan" 

Gila!! Kepala gua yang udah pusing tujuh keliling, dengan pasrah, harus merasakan "hampir pingsan" tapi tak pingsan-pingsan, karena gua maunya pingsan aja waktu itu. Ckckckck....

Habis keluar kelas, gua kembali ke lantai 8, duduk menunggu di lapangan badminton sampai anak SMA yang sedang berada di dalam TUGA keluar untuk makan siang. Gua pun malah jadi tiduran aja waktu itu dan tak bisa membantu apa-apa lagi karena benar-benar sudah tak kuat kepala dan badan. Bahkan keringat dingin juga sudah bercucuran kayak air terjun.

Hampir aja gua ingin memutuskan untuk pergi ke ruang UKS untuk beristirahat, tapi karena gua masih pengen melanjutkan pekerjaan gua, akhirnya "Alfa" lah yang gua kunjungi, sendirian waktu itu.... Dan panadol serta aqua botol lah yang gua beli di supermarket yang letaknya ada di lantai 1 UBM tersebut.

20 menit kemudian.... Thanks Heaven!! Gua sembuh! Dan pas-pas-an sekali pada waktu anak-anak SMA keluar dari TUGA. OMG!! Dengan semangat, gua kembali ke pekerjaan gua, yaitu membagikan box-box makanan ke mereka yang gua yakin sudah keroncongan perutnya. :p

***

Thanks God banget dah karena sudah memberikan gua pengalaman di hari pertama yang gila ini, sehingga menurut gua sangat menarik untuk diceritakan. Dan thanks to "Panadol" juga karena sudah benar-benar ampuh dalam mengatasi sakit kepala yang gua derita waktu itu.... 

Panadol penyelamatku.... :)

Sekian....
Terima kasih....
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath