Kisah Senang Dan Sakit Karena Toko Kelontong "7-Eleven"

Kembali lagi gua menulis dikala jarum panjang dan pendek pada jam di dinding hampir mendekati angka 12. Padahal besok gua harus bangun pagi dan menghafalkan banyak hal untuk UTS yang terakhir, yaitu "Manajemen Komunikasi". Tapi memang keinginan gua untuk menulis itu selalu munculnya disaat dunia sedang gelap, dingin, dan hanya bulan lah yang sanggup memberikan sinar yang begitu indah. Namun walau tetap pasti ada konsekuensinya sih besok.... ^^

Oke, hari ini gua ingin menceritakan tentang apa yang terjadi waktu untuk pertama kalinya gua datang ke tempat nongkrong yang cukup oke, bernama "Sevel" atau "Seven Eleven". Dan ini adalah suatu pengalaman yang cukup menyenangkan dan menyakitkan buat gua. Kita lihat saja....


Sebelumnya, ada kisah menarik tentang toko kelontong yang sebenarnya dibuka dari pukul 7 pagi hingga sebelas malam ini. Yaitu: ternyata sejak tahun 2005, perusahaan toko ini sudah sepenuhnya tak dimiliki oleh Perusahaan Amerika lagi, tapi sudah diambil alih oleh Perusahaan Jepang yang bernama "Seven & I Holdings Co". Semua itu bisa terjadi karena Perusahaan Jepang tersebut memiliki saham yang lebih besar dari yang lainnya. 

Sebenarnya cukup menyedihkan juga sih buat gua saat melihat kenyataan tersebut. Soalnya toko kelontong ini pertama kalinya berdiri di Texas, Amerika pada tahun 1927. Tapi ya namanya bisnis is bisnis.... Hmm....

Lanjut....

Bersama Gustav, Leo, Ririe, Christopher, dan Julian, gua pun akhirnya bisa pergi kesana juga disaat sudah selesai UTS "Perkembangan Teknologi Komunikasi" dan setelah di-interview lagi oleh Ko Andi untuk pekerjaan yang sebagai CR tetap di UBM. Kami berenam pergi dengan menggunakan motor dan saling menebeng. Dan kalau gua sih sudah pasti selalu nebeng si teman terbaik gua, Leo  XD.

Lalu, kejadian-kejadian sesudah kami sampai di Toko Kelontong yang hanya menjual berbagai macam konsumsi khusus nongkrong, yang letaknya ada di Mabes, Jakarta Utara ini adalah:

1. Kami harus menunggu beberapa menit di depan Sevel-nya, karena Christopher yang juga baru pertama kalinya ke tempat ini-sama seperti gua, jadi harus merasakan yang namanya "salah arah". Jadi, karena beberapa hal-dia jadi kelewatan jauh. Sehingga harus di BBM-in dan ditelpon-in agar dapat benar-benar sampai ke tempat tujuan. (Oke lah untuk diceritakan sekilas bukan? hehe)

2.Untuk pertama kalinya gua merasakan yang namanya meminum suatu minuman manis bersoda dan tercampur banyak rautan es, yang bernama "Slurpee". Minuman ini sangat sering gua dengar dari congor teman-teman gua dan tentunya dari status-status mereka yang ada di situs jejaring sosial, Facebook dan Twitter. 

Di Sevel, minuman ini memiliki harga yang berkisar antara 7 ribu - 12 ribu rupiah sesuai dengan ukuran gelas pelastiknya dan mempunyai banyak rasa-rasa yang sudah pasti kita kenal, yaitu Coca-cola, Mirinda, dll. Dan untuk tadi, gua mencoba meminum yang rasa Mirinda, sama seperti Ririe. Jujur, sungguh enak rasanya, dan membuat gua jadi ketagihan-tapi sayangnya, gua harus menahan ketagihan tersebut karena gua rasa minuman ini bisa mematikan juga. Soalnya mengandung zat pewarna juga sih.... :( Jadinya gua memutuskan untuk cukup sekali saja dah meminumnya. Dan mungkin sebulan sekali-jika bakal diajak pergi lagi....

3. Gua tidak ikut foto-foto disaat kami sedang mencoba nongkrong sambil ngobral-ngobrol di lantai atasnya. Oleh karena itu, tak ada foto dari kehidupan nyata gua dah untuk di post yang kali ini.... Ckckck....

Ya, begitu saja lah kejadian yang ada di Sevel tadi sore. Sesudah itu, hujan ternyata sedang turun dengan derasnya, dan kedua dari kami, yaitu Ririedan Christophorus memutuskan untuk pulang. 

Sedangkan sisanya (beserta gua) jadi makan tiga hewan laut dulu yang letaknya ada di sebelah Sevel. Yaitu ikan goreng saus apa gua lupa, cumi goreng tepung, dan kerang saus tiram. Sungguh makan malam yang benar-benar membuat perut gua jadi sangat kenyang loh.... Nyam nyam....

Itu semua adalah pengalaman cukup menyenangkan untuk gua. Karena gua kan jarang sekali bisa nongkrong-nongkrong kayak gitu. Hahai... benar-benar thanks banget dah buat mereka yang udah ajakin gua!

Lalu bagaimana dengan pengalaman menyakitkannya dong???

Kalau untuk yang menyakitkannya sih... ya.... sedihnya, tenggorokan gua lagi-lagi terasa gak enak! Karena memang sampai sekarang belum sembuh total nih sakit radang kayaknya.... T_T. Karena Slurpee dan seafood tadi lah yang mungkin bisa gua bilang sebagai penyebabnya....

Ta-da!!! Selesai sudah.... Dan kali ini tak panjang seperti yang ada di post-post gua sebelumnya. Hahaha.... Ini cuman untuk memusiumkan saja kok kejadian tadi....

Thanks ya semuanya....
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath