Kisah Cinta Abadi Dalam Film The Notebook

Sekarang untuk di post yang kedua, gua akan menceritakan film "The Notebook". Sebuah film yang memiliki kisah cinta yang manis hingga akhir ceritanya. Dan memang film ini lah yang dari dulu gua tunggu-tunggu untuk ditonton. :D



Sejak pertama kalinya Noah (Ryan Gosling) melihat Allie (Rachel McAdams) di dalam sebuah taman bermain pada malam hari, ia langsung jatuh cinta padanya pada pandangan pertama. Ia pun sampai nekad bergelantungan di atas Bianglala di depan Allie hanya untuk memintanya berkencan sebab sebelumnya Allie sempat menolak ajakannya.

Hingga beberapa hari kemudian, mereka berdua akhirnya benar-benar berkencan oleh karena bantuan dari kedua teman mereka. Dan bioskop lah yang menjadi tempat pertama mereka bisa berduaan. Lalu pada waktu pulang, Noah dengan sengaja mengajaknya berjalan kaki, sehingga kedua temannya tersebut yang adalah sepasang kekasih jadi meninggalkan mereka dengan mengendarai mobil. Sejak saat itu lah hati Allie mulai terbuka untuknya, dan muncul banyak kejadian-kejadian yang romantic di antara mereka berdua.

Namun sayangnya, ibu Allie tak menyukai hubungan mereka ini. Ibunya pun memutuskan untuk membawanya kembali ke kota. Dan hanya memberikan rasa kehilangan yang mendalam di antara mereka berdua. Sampai-sampai, surat yang selalu dikirim oleh Noah jadi harus tak sampai di tangan Allie, menyebabkan Allie menyangka kalau Noah telah melupakannya, padahal tidak.

Tujuh tahun kemudian, takdir pun mempertemukan mereka kembali. Walau pertemuan mereka harus menjadi lebih emosional, soalnya Allie sudah menjadi tunangan seorang laki-laki kaya bernama Lon Hammond. Noah sendiri juga memiliki hubungan dengan seorang janda kesepian. Namun mereka berdua tetaplah sadar kalau hanya pada saat mereka bisa berdua saja, mereka bisa merasakan kebahagiaan. Meskipun juga harus mengalami banyak perkelahian, tapi tentunya tetap konsisten dan menganggap kalau esok hari-perkelahian tersebut tak pernah terjadi di antara mereka.

Kisah cinta dalam film ini pun tak hanya diceritakan pada saat mereka berdua masih muda, juga pada saat mereka berdua sudah tua. Dimana ternyata Allie mengidap penyakit mudah lupa berkepanjangan, sehingga Noah harus terus mengingatkannya tentang siapa dirinya dengan cara membacakan kisah cinta mereka berdua yang sudah Noah tulis di dalam sebuah buku hitam miliknya setiap hari.



Cukup membuat gua pilu dan tersentuh pada saat akhirnya mereka berdua meninggal di atas sebuah ranjang sambil berpegangan tangan. Cinta mereka ini benar-benar ada dan dibawa terus sampai ajal menjemput....

....

Film ini diambil dari sebuah novel yang berjudul sama karya Nicholas Sparks. Ratingnya di IMDB pun berhasil sampai di peringkat "delapan", yang dimana sudah pasti bagus untuk ditonton.

Sedihnya, DVD yang gua beli ini memiliki subtitle yang seperti hasil dari Google Translate, jadinya suka aneh-aneh bahasanya. Ckckck.... Padahal banyak sekali quote yang bagus-bagus dan sungguh romantic, seperti yang ada di bawah ini:

Young Allie: Why didn't you write me? Why? It wasn't over for me, I waited for you for seven years. But now it's too late. 
Young Noah: I wrote you 365 letters. I wrote you everyday for a year. 
Young Allie: You wrote me? 
Young Noah: Yes... it wasn't over, it still isn't over 
[kisses Allie] 


Hhh... walau mungkin kisah cinta di dalam film ini seperti sebuah fairy tale belaka, dan sepertinya jarang terjadi di dunia nyata, tapi yang terpenting, yang diberikan lewat film ini untuk para penonton menurut gua adalah kalau kita semua harus memiliki sebuah komitmen untuk konsisten dalam mencintai seseorang....

Because, your love is your real adventure!



^^
....Terima kasih....
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath