Tentang Film "American Made"



Bagi penggemar film 'Narcos' yang dibintangi oleh Kartel narkoba terbesar di tahun 80an, Pablo Escobar, pasti tak akan lupa tentang betapa banyaknya uang yang dihasilkan oleh benda haram tersebut. Kekayaan seutuhnya dalam jangka waktu yang sebentar. Kenikmatan dunia hasil dari seonggok tanaman yang sanggup membuat kecanduan. Siapa pun yang berada di bisnis ini, sudah pasti akan kaya raya.

Hingga muncul lah seorang pilot handal bernama Barry Seal (Tom Cruise). Pada saat ia direkrut untuk bekerja sama dengan CIA, ia malah mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan para kartel narkoba seperti Pablo Escobar di Kolombia. Ia pun sangat tertarik untuk masuk ke dalam lingkaran setan itu. Dengan kecerdasan yang ia punya, ia sanggup menyelundupkan narkoba dari Kolombia ke tanah airnya.

Namun hidupnya tak hanya sebatas menyelundupkan narkoba. Barry juga diminta oleh CIA untuk menyelundupkan senjata dalam membantu sebuah peperangan. Ia bersama dengan istri, Lucy Seal (Sarah Wright) dan anak anaknya berakhir pada sebuah kota bernama Mena. Awalnya kota ini sangatlah kecil dan biasa saja, namun berkat bisnis Barry yang baru, ia berhasil menumbuh kembangkan kota tersebut. Kehidupan keluarganya juga semakin sejahtera, dengan uang berlimpahnya, mereka bisa membeli apa pun yang mereka mau.

Sama seperti Narcos. Emas dari narkoba sungguh bersinar terang. Tapi baunya tak bisa ditutupi. DEA, FBI dan organisasi lainnya sudah mencium bau busuk dari bisnis Barry Seal. Belum lagi aksi nekad yang bisa dilakukan oleh para Kartel Narkoba bagi para musuh mereka, Barry pun merasakan konsekuensi dari bisnisnya itu. Yup, darah harus dikorbankan agar hidupnya terus berjalan normal.

Tapi Barry tak melulu menjadi penyelundup narkoba. Ia juga merupakan pahlawan bagi Amerika. Berkat keberanian serta pengkhianatannya, ia berhasil membuka topeng para penjahat kartel narkoba ke publik luas.



Film yang berdasarkan dari kisah nyata ini memiliki alur cerita yang sangat menarik. Sama seperti Bourne Identity dan The Edge of Tomorrow, Doug Liman berhasil membuat film terbarunya menjadi enak ditonton lagi. Dan melalui muka utamanya, Tom Cruise, yang lagi lagi direkrut oleh Doug setelah The Edge of Tomorrow, menjadikan film ini serasa segar meskipun usia Mr. Cruise sudah tak segar lagi.

Daya tarik utama dari film ini tentu saja ketika Barry sedang mengejar kekayaan. Momen momen seperti film Narcos bahkan The Wolf of Wall Street dan The Great Gatsby (Dicaprio's Movies) serasa menjadi satu di film ini. Bukan ketegangan yang ditawarkan, tapi sebuah hiburan yang tiada henti, dan Tom Cruise sanggup memberikan itu semua dengan pas. 

Setelah karirnya hampir tamat di film The Mummy kemarin, untunglah namanya kembali tetap besar di American Made.

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath