Tentang Film Insidious: The Last Key

Perpaduan James Wan dan Leigh Whannell, awalnya bisa menjadi maha karya besar seperti SAW dan Insidious saat pertama kali muncul di layar lebar. Tapi pada saat Wan memutuskan untuk duduk di bangku produser saja, hal ini merupakan tantangan berat bagi Whannell untuk mempertahankan standar horrornya. Seperti Insidious seri ke-4 yang tayang bulan ini.


Masih merupakan prekuel dari kisah Insidious pertama, dan mengutamakan karakter Elise Rainier (Lin Shaye) sebagai paranormal kawakan di jaman itu. Kali ini kita akan bertemu dengan Elise kecil (Ava Kolker) bersama dengan keluarganya di New Meksiko pada tahun 1953.

Kisah seram Elise kecil akan terungkap disini. Iblis baru pun akan kita temui, yang ternyata sudah berhasil menghancurkan kehidupan Elise dan keluarganya. Jelas saja, pada saat ia mendapatkan telepon dari penghuni rumah lamanya itu yang tiba-tiba saja meminta bantuan, ia langsung bergegas mendatanginya. Elise ingin memperbaiki masa lalunya tersebut.

Dalam memburu sang hantu, Elise masih ditemani oleh Specs (Leigh Whannell) dan Tucker (Angus Sampson), duo asisten kocaknya yang menjadi super garing, dan berlaga layaknya ghost busters. Selain itu Elise akan bertemu dengan adiknya, Christian (Bruce Davison) yang sudah lama ditinggalkannya, dan kedua anaknya, Melissa (Spencer Locke) dan Imogen (Caitlin Gerard).

Namun cerita akan terus terpusat pada kehidupan Elise. Karena ini adalah prekuel terakhir agar kita lebih mengenal siapa dirinya, sebelum ia akhirnya bertemu dengan keluarga Lambert yang sudah kita ketahui nasib malangnya tersebut.



Whannell masih perlu belajar banyak untuk menakuti para penonton. Sudah jelas, tanpa campur tangan Wan, semuanya menjadi hancur berantakan. Sentuhan Whannell masih sama seperti kisah Insidious pertama yang sudah mulai usang itu. Atau bahkan lebih parah.

Wan mungkin tahu kalau ia juga sudah tak bisa memberikan sentuhan horror yang baru. Oleh karena itu ia berubah haluan, menjadi sutradara film action seperti Furious Seven dan Aquaman yang akan tayang akhir tahun ini. Sedangkan Whannell, ia masih narsis dan serakah dengan terus menjadi aktor dan penulis. Penampilannya sebagai aktor di film ini juga sangat garing. Rasanya jadi tak enak jikalau dicampur dengan komedi ala duo Whannell dan Sampson yang super basi itu.


Jika dipegang Wan, entah mengapa semua iblis yang muncul akan menjadi ikon baru dunia horror. Seperti Annabelle dan The Nun. Mereka bahkan dibuatkan film perdananya karena banyak orang yang suka dengan karakter iblis itu. Padahal iblis di seri ke-4 ini tak kalah uniknya, 'Sang Pemegang Kunci Neraka'. Tapi para penonton tak mampu jatuh cinta terhadapnya. Jadi forget it!

Namun sekali lagi, karena film ini berpusat pada Elise seutuhnya, rasanya akan menjadi spesial. Jikalau sudah mengenal paranormal ini dari awal, kita akan menjadikan seri ini sebagai seri yang paling personal. Yup, itu saja.

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath