Manusia Sejuta Potensi

A man without vision. Gua ga nyangka setelah lulus kuliah, dunia gua makin kehilangan arah. Di umur ke-26 ini gua benar-benar tak tahu harus ngapain lagi. Uang adalah masalah utama gua sekarang. Gua tak bisa menjadi sesuatu yang gua mau jikalau tak ada uang. Hidup gua sudah lepas dari kendali dan di dalam otak gua cuma ada pikiran, "ton, lu harus cari back up. Rencana cadangan. Atau lu bakal jadi nothing."

Kegagalan sudah gua dapatkan dan gua curahkan disini di post sebelumnya. Tentu gua tak bisa kabur atau sejujurnya gua juga gak mau kabur. Oleh karena itu gua mencoba konsumsi obat anti depresan.

Saat gua mendapatkan kegagalan ini, gua pun sadar kalau gua emang ga bisa fokus pada dua hal. Harus pada satu visi, tak boleh lebih. Karena gua akan mencelakai orang sekitar gua bahkan diri gua sendiri. Pengalaman kemarin sudah sangat berharga untuk gua.

Gua juga sebelumnya sudah mendapatkan masukan dari beberapa orang besar di awal waktu gua mau buka usaha. Gua harus fokus, dan gua harus berhenti di awal karena masalah "uang". Gak boleh keren-kerenan, gua harus balik ke kenyataan kalau hidup gua ini membutuhkan visi yang benar.

Entah kenapa jadi begini. Gua selalu merasa gua memiliki banyak potensi, dan gua ingin meraihnya satu persatu. mungkin gua emang bukan seorang achiever, tapi quiter. Atau emang batas kemampuan gua hanya untuk satu potensi saja. Gua masih galau akan hal ini ya Tuhan.

Sejak kecil gua pernah bermain musik, dan bisa; Buat pantun, bisa; main drama, bisa; buat film sendiri, bisa. Untuk bekerja di kantor juga demikian, gua mampu beradaptasi pada birokrasi dan jenis pekerjaan yang gua geluti sampai sekarang. Bahkan, sebelum lulus kuliah, gua sempat jual jasa buat skripsi. Gila gak lu. Dan itu benar-benar momen emas gua. Lulus 3 setengah tahun, buatin skripsi orang, dibayar sewajarnya. Gua berasa pintar dan mampu menjadi apa pun yang gua mau.

Confident dan terencana. Gua dapatkan waktu kuliah. Otak gua berjalan secara kritis menanggapi kehidupan ini. Tapi sekarang gua jadi kacau balau. Semuanya serasa jadi hancur berantakan. Sangat berantakan.

Menguji mental, mungkin itu tema tahun ini untuk gua. Serta sadar diri kalau "manusia sejuta potensi" sudah tak bisa gua miliki lagi. Gua harus pilih salah satu mau jadi apa. Jutaan potensi itu hanya untuk anak kecil atau manusia yang memang memiliki kekuatan bak superman.

Saat ini gua harus mengatur kehidupan gua lagi. Bertanggung jawab terhadap semua teman gua yang sudah gua rugikan. Kemudian gua akan berusaha untuk menjadi anton yang ingin melakukan satu potensi terakhir, jadi youtuber. HAHAHA!!

ohhgetoo

Independent but not a sociopath

No comments:

Post a Comment